Tips Mendeley & Deep preeze

by on March 23, 2012

Management references seperti Endnote dan Mendeley mempunyai kelebihan dan kekurangan, dalam kasus saya menggunakan Mendeley dengan alasan awalnya adalah lebih nyaman dibandingkan dengan Endnote, ada beberapa alasan dari pengamalan selama ini ;

  1. Management file hasil download dari suatu journal / indexing sangat mudah, dimana kita hanya perlu drag n drop
  2. Lebih friendly dalam GUI dibandingkan Endnote
  3. Dapat melakukan convert system ke system management references lainnya.

Namun dibalik semua itu ada kekurangan utamanya yang sangat kritikal dan significant dibandingkan dengan Endnote, diantaranya ;

  1. Mendelay desktop akan mengupload semua file yang ada di hardisk local ke web site Mendeley, ini akan bermasalah dengan hak akses pada file-file tersebut, apalagi jika kita dapatkan dari Journal berbayar seperti IEEE, Sciendirect dan Springer
  2. Restore hanya berlaku untuk satu komputer yang sama dalam satu instalasi yang sama, jika berbeda komputer atau bahkan new instalation OS maka mendeley akan menolak dan meminta untuk login ke web site untuk melakukan Syn, berbeda dengan endnote dimana penyimpanan semua “hasil kerja” dalam satu direktori yang kita bisa atur letak directorinya.

Untuk membuat OS selalu “fresh” saya menggunakan Deep Preeze agar setiap kali restart mesin akan kembali ke posisi awal, ini berguna jika kita tidak menggunakan anti virus atau sering dipusingkan dengan cache/ cookies / tmp hasil dari “sampah” browsing dan proses windows kita. tipsnya adalah install Mendeley untuk pertama kalianya di Drive D atau lainnya bukan pada drive C yang akan kita prozen pada deep preeze.

Namun semua itu sia-sia, Mendeley ternyata menolak untuk di “atur”. Mendeley tetap path berada di registry drive C walaupun instalasi sudah dibuat ke drive D. maka hari ini saya resmi berpaling ke Endnote yang kebeneran UTM mempunyai licensed untuk X3 dan X4. Import file-file dari Mendeley dapat dilakukan dengan mudah ke Endnote, dimana kita tinggal import dari file extension RIS yang telah kita buat sebelumnya di Mendeley.

Berbeda sekali dengan Mendeley, Endnote dapat kita atur tata letak file di direktori yang kita inginkan, dan sistem tetap akan membaca ke directori tersebut walaupun kita menggunakan Deep preeze.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + 3 =