Data sets

by on March 27, 2011

Setelah 1st assessment minggu lalu, saat ini masuk ke tahapan pembangunan sistem, tahap awal ini akan dibuat topology untuk data sets. Alhamdulilah setelah 1 minggu ini, akhirnya datasets akan segera dapat di eksekusi, dalam topology ini dibuat beberapa mesin untuk di penetrasi dan di serang, pola aktivitas normal dan pola pada saat serangan terjadi akan di sniff dengan Wireshark. Percobaan membuat data sets ini didasari dari penelitian sebelumnya seperti data sets DARPA dan KDD, walaupun dua data sets tersebut dibuat ditahun 1999 dan 2000an, namun masih melegenda sampai sekarang. Dalam pengamatan yang dilakukan hal ini sudah sangat tidak relevan dengan perkembangan web 2.0 sekarang dan munculnya tools terbaru untuk melakukan penetrasi sistem.

Tujuh Spesifikasi mesin komputer ini beragam dari PIII sampai dengan Xeon DualCore 64bit (beberapa mesin lama didapat dari hibah temen-temen yang sudah selesai), sedangkan mesin dengan spec terbaru didapat dari LAB research group. Komputer tersebut dihubungkan dalam satu jaringan terpisah dari jaringan LAB dan keempatnya di management dengan 1 monitor dan 1 keyboar dalam 1 KVM Switch.

Server pertama yang selesai di install adalah Windows 2003 Server yang berlincesed dari UTM CICT. Server ini menjalankan beberapa daemon diantaranya IIS, FTP, dan SNMP. Server yang berikutnya selesai di bangun adalah server Web dan FTP server berbasis Redhat 9.0, dipilihnya versi ini adalah agar ditemukan vulnerability / kelemahan pada sistem, karena setiap penetrasi yang dilakukan akan diamati pola dan modelnya dengan menggunakan tools terbaru. Berikutnya adalah Centos 4.8 yang akan digunakan untuk mesin DNS dan Mail Server dan terakhir adalah Mikrotik yang direncanakan sebagai mesin proxy, namun Mikrotik ini masih terkendala licensed dan sisi teknis lainnya. Terakhir Free BSD sedang di download dan di pelajari vulnerability nya, karena ingin dibuat suatu system yang komprehensif untuk mewakili operating system yang sering digunakan sebagai web server.

Selama 1 minggu ini, waktu dihabiskan dengan 5 komputer ini, menguras tenaga sekali, dari kembali membangkitkan “memory” tua command syntax Linux, mencari literature di perpustakaan, keluar masuk forum, tanya ke paman Google, sampai dengan mengontak (via mail n chat) beberapa temen lama di team work terdahulu (team work di ELNUS dan CEST). Secara teori awalnya dianggap mudah, namun setelah implementasi dan dikejar deadline serta masalah non teknis lainya membuat hal ini menjadi berat. Alhamdulilah, berkat bantuan mereka ada beberapa permasalahan teknis dapat teratasi dan masukan mereka sangat berharga, terima kasih bro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 7 =