Catatan kecil Ph.D by Research (bagian 2)

by on December 28, 2010

Dalam menyelesaikan level tertentu (Postgraduate) dengan metode research awalnya sangat melelahkan, mengapa? ya karena tidak mengenal waktu, mau hari sabtu/minggu atau hari libur nasional pasti dihabiskan di dalam LAB dari pagi sampai sore bahkan beberapa waktu sampai larut malam. 1 tahun awal terasa semangat yang tinggi dan kadalkala “patah” karena merasa belum mendapatkan titik celah apa yang akan dibahas, disinilah self recovery harus dipunyai dan penyemangat dari keluarga dibutuhkan. Strategi refreshing dan melancong menjadi salah satu solusi jitu.

Tools analytic seperti Matlab, SPSS, atau tools lainnya dapat membantu dalam menyelsaikan permasalahan kita, dan inilah titik lemah saya, beruntungnya teman sejati saya background matematik dan computer science murni..jadi begitulah.

Tools untuk reference manager seperti ENDNOTE atau MENDELEY sangat dibutuhkan untuk mengatur referensi kita yang nantinya semakin hari semakin bertambah, dengan bantuan s.w ini pada saat kita menulis paper untuk journal tertentu akan sangat mudah dan otomotis merubah pola referencesnya apakah model IEEE/ Hardvard atau lainnya.

Kemampuan keilmuan secara mendasar, misalnya penggunaan metode yang berbasis pada soft computing (Fuzzy, HMM, Bayesian, AI, PSO, etc), data mining, statistik dan lain-lain akan sangat membantu dalam menyelesaikan persoalan yang telah didapat sebelumnya…karena ini riset dan harus dibuktikan secara gamblang dengan pendekatan tertentu. Awalnya saya berpikir background engineering dan praktisi sudah mencukupi, tapi setelah banyak membaca journal dan buku terkait, pendekatan ini mutlak dibutuhkan.

Pengalaman saya, menulis semua apa yang dipikirkan walaupun mungkin hanya hal kecil dalam sebuah buku khusus sangat membantu untuk membuka kembali lembaran-lembaran tersebut, apalagi inti sari dari steps dan journal yang telah dibaca, ini mutlak dibutuhkan untuk menuliskannya dalam sebuah metode / cara yang nyaman untuk dibaca kembali. karena kadangkala pada saat membaca artikel tertentu yang tidak ada hubungan langsung dengan riset kita karena bisa saja akan menjadi informasi / metode yang dapat digunakan kemudian hari.

Cobalah untuk mulai menulis dengan bahasa inggris walaupun hanya sedikit, ini dibutuhkan untuk related work pada journal yang akan kita kirimkan nantinya beserta referencesnya.

saya rasakan kemampuan untuk dapat menyatukan banyak bidang ilmu dan bagaimana mencari data/informasi tersebut sangat mutlak dibutuhkan, Journal yang saya baca sampai saat ini cuman IEEE , Science Direct , LNCS dan ini sudah sangat mencukupi bagi saya untuk melakukan mapping problem, mungkin sudah ratusan PDF dan MB file yang saya download. Saya ingat dulu pernah membaca buku dan journal yang tidak ada hubungan dengan security, misalnya mencari sumber tentang Behavior user dari sisi psikologis user.

Perlu diingat “Journal sebagai patokan kita dalam mencari literature review sedangkan buku sebagai bahan dasar kita untuk menapak dan menelaah content dari journal tersebut”.

 

Mattew Might is a Professor of Computer Science at the Unviersity of Utah. In expounding the very definition (and exigencies) of graduate studies, in particular doctoral degree, together with its relevance to today’s fast-paced modern era (you can read it ‘postmodern’ if you it suits you better), he found it quite perplexing and ambivalent at times to put such a vast and inclusive academic criterion in plain words.

  • The illustrated guide to a Ph.D. (What is a Ph.D)
  • Productivity tips for academics (How to stop wasting time)
  • 10 reasons Ph.D. students fail
  • A Ph.D. thesis proposal is a contract
  • 3 qualities of successful Ph.D. students

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 5 =