Elsevier on fire

by on August 26, 2016

Elsevier takes the next step in making researchers’ lives easier with the new DataSearch engine.

14079847_10154617502499411_6769184372081349259_n

You can search for research data across numerous domains and various types, from a host of domain-specific and cross-domain data repositories. It’s available at https://datasearch.elsevier.com/

2

Jika dilihat dari screenshot diatas, maka source db nya berasal dari beberapa affiliation Elsevier.. kemungkinan akan juga seperti ESCI Thomson yang akan merangkung aggregator / indexing terpilih untuk dapat nongol disini. Dalam penilaian saya, datasearch Elsevier ini seperti Aggregator <-to-> Aggregator, karena “pencarian keyword” juga akan mencari di DB aggregator / indexing lainnya dalam satu “affiliation” nya.

Untuk itu, Mendeley akan semakin menjadi rising star jika begini, karena periset akan tambah berlomba-lomba “upload” naskahnya agar bisa di cited periset lain. Mendeley dibagi menjadi dua dalam pengelolaan file nya:

  1. Naskah PDF yang menjadi arsip simpanan kita yang mungkin berasal dari subscribe yang synch dengan cloud.
  2. Naskah PDF Proprietary kita sebagai author yang mungkin publish di subscribe, dimana hanya publisher yang punya hak menyebarkannya karena copyright.

Untuk No 1. Mendeley, hanya “membatasi” metadata nya (salah satunya dengan membaca DOI) agar PDF yang dicari dipaksa ke tempat asal PDF tersebut. Proses sync yang dilakukan antara PC kita dengan cloud mendeley berguna untuk “menjaga” data, jika nanti bekerja dengan PC lain dapat dengan mudah melakukan sync ke Mendeley di PC baru tersebut.

Sedangkan No 2. kita dapat hanya memasukan DOI nya saja ke Mendeley tanpa harus upload PDF nya dan Mendeley secara otomatis akan merujuk ke source yang aslinya “Get full text at Jurnal” jika ada keyword yang dicari dari aggregator tersebut.

3

Disisi lain, sejak beberapa waktu lalu, SCOPUS menggunakan metrics untuk mengukur “impact” dari naskah tersebut, dan Reader dari Mendeley menjadi juga perhatian, makanya Mendeley akan menjadi semakin berkilau kedepan jika kita menggunakannya secara optimal untuk institusi kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 5 =